Langsung ke konten utama

Bab VI Persamaan Dasar Akuntansi

A. Pengertian Persamaan Dasar Akuntansi

     Persamaan dasar akuntansi adalah catatan tentang perubahan unsur-unsur dasar posisi keuangan perusahaan (Harta, utang, dan modal) akibat adanya transaksi dan kejadian. Persamaan dasar akuntansi merupakan konsep dasar pencatatan akuntansi sistem berpasangan (double entry) artinya setiap perusahaan pada satu akun akan mengakibatkan perubahan pada akun yang lain dalam jumlah yang sama, yang dinyatakan dalam rumus persamaan dasar akuntansi, yaitu:  
HARTA = UTANG + MODAL
(AKTIVA=KEWAJIBAN+EKUITAS)

  • Harta adalah semua kekayaan yang dimiliki perusahaan yang dapat dinilai dengan uang yang terdiri dari Harta berwujud dan tak berwujud.
  • Utang adalah kewajiban yang harus dilunasi oleh perusahaan kepada pihak ketiga sebagai akibat adanya transaksi masa lalu.
  • Modal adalah kewajiban perusahaan kepada pemilik atau hak pemilik atas perusahaan.
  • Pendapatan adalah hasil yang diperoleh perusahaan dalam kegiatan pemberian jasa kepada pihak luar perusahaan.
  • Beban adalah pengorbanan yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh pendapatan.
Modal dapat berubah antara lain karena adanya pendapatan dan beban.
Pendapatan akan menambah harta dan modal perusahaan atau
Beban usaha akan mengurangi harta dan modal perusahaan.

B. Unsur-Unsur Persamaan Dasar
1. Harta Atau Aktiva (Assets)
Adalah semua kekayaan yang dimiliki suatu perusahaan baik yang berwujud ataupun tidak berwujud yang mempunyai nilai ekonomis dan dapat digunakan dalam operasi perusahaan. Harta atau aktiva sendiri terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu aktiva lancar, investasi jangka panjang, aktiva tetap berwujud, dan aktiva tetap tak berwujud.

a. Aktiva lancar (Current assets)
Yaitu aktiva yang dapat diuangkan atau dapat dijadikan uang dalam jangka pendek (dalam satu siklus akuntansi). Syarat yang digolongkan sebagai aktiva lancar sebagai aktiva jika aktiva tersebut memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  • Diperkirakan akan direalisasi atau dimiliki untuk dijual atau digunakan dalam jangka waktu siklus operasi normal  perusahaan; atau
  • Dimiliki untuk diperdagangkan atau untuk tujuan jangka  pendek dan diharapkan akan direalisasi dalam jangka waktu  12 bulan dari tanggal neraca; atau
  • Berupa kas atau setara kas yang penggunaannya tidak dibatasi.
Yang tergolong sebagai aktiva lancar antara lain adalah sebagai berikut :
  • Kas (cash), yaitu semua harta yang tersedia di kas perusahaan ataupun yang tersimpan di bank yang dapat di ambil setiap saat.
  • Piutang dagang (account receivable), yaitu suatu tagihan perusahaan yang dikenakan kepada pihak lain karena akibat adanya transaksi penjualan secara kredit.
  • Perlengkapan (supplies), yaitu semua perlengkapan yang digunakan perusahaan dalam operasinya yang sifatnya habis pakai.
  • Persediaan barang dagang (merchandise inventory), yaitu semua barang yang dibeli perusahaan dengan tujuan untuk dijual kembali dengan harapan mendapat laba dari penjualan tersebut.
b. Investasi jangka panjang (long term investmet)
Adalah suatu penanaman modal pada perusahaan lain dalam jangka waktu yang lama dengan tujuan untuk memperoleh laba serta untuk mengontrol jalannya perusahaan tersebut.

c. Aktiva tetap berwujud (fixed assets)
Adalah semua kekayaan perusahaan yang umurnya lebih dari satu tahun (umur ekonomis) yang digunakan untuk operasi perusahaan dan tidak dijual. Yang termasuk aktiva tetap berwujud adalah sebagai berikut :
1) Tanah 
2) Gedung 
3) Mesin 
4) Peralatan kantor 
5) Kendaraan 

d. Aktiva tetap tak berwujud (intangible fixed assets)
Adalah hak istimewa yang dimiliki oleh perusahaan yang bernilai ekonomi tetapi tidak berwujud. Aktiva tetap tak berwujud terdiri dari :
  • Goodwill, adalah nilai lebih dari perusahaan karena adanya keistimewaan dari perusahaan tersebut.
  • Hak cipta, adalah hak tunggal yang diberikan pemerintah kepada perusahaan karena hasil karya seninya.
  • Hak sewa, adalah hak untuk menggunakan harta tetap pihak lain dalam waktu yang lama sesuai dengan perjanjian.
2. Utang atau Kewajiban (Liabilities)
Utang atau Kewajiban (liabilities) adalah pengorbanan manfaat ekonomis di masa yang akan datang sebagai akibat dari transaksi masa lalu. Kewajiban ini dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu hutang lancar (hutang jangka pendek) dan hutang jangka panjang.

a. Hutang lancar (current liabilities
Adalah utang yang harus dibayar dan dilunasi dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Uang lancar antara lain :
1) Utang dagang/ utang dagang (account payable). Yaitu utang yang muncul akibat terjadinya transaksi pembelian barang atau jasa secara kredit.
2) Utang wesel/ wesel bayar (notes payable). Yaitu janji tertulis untuk membayar kepada pihak lain dalam jumlah tertentu dan sudah ditetapkan.
3) Utang pendapatan/ pendapatan yang diterima dimuka. Yaitu pendapatan yang belum menjadi hak penuh perusahaan tetapi uangnya sudah diterima

b. Utang jang panjang (long term liabilities)
Adalah utang yang waktu pembayarannya lebih dari satu tahu. Utang jangka panjang terdiri dari
1) Utang obligasi, yaitu utang jangka panjang akibat dari perusahaan menjual surat obligasi kepada masyarakat.
2) Utang hipotek, yaitu utang  jangka panjang dengan jaminan harta tetap atau tidak bergerak seperti tanah dan bangunan.
3) Kredit investasi, yaitu utang yang diberikan lembaga keuangan kepada perusahaan yang digunakan untuk pelunasan usaha.

c. Utang lain-lain
Adalah utang yang tidak termasuk kedalam kedua utang tersebut di atas. Contohnya : Uang pinjaman yang diterima dari pelanggan.

3. Modal atau Ekuitas (Equity)
Modal adalah hak pemilik atas kekayaan perusahaan yang sudah dikurangi dengan kewajiban atau disebut juga sebagai kekayaan bersih.

4. Pendapatan (revenue)
Adalah aliran masuk atau peningkatan lain atas aktiva atau penurunan kewajiban perusahaan sebagai akibat dari aktivitas penyerahan/penjualan atau pembuatan barang, jasa atau aktivitas lain yang merupakan kegiatan utama perusahaan yang dilakukan secara terus-menerus. 

5. Beban (Expenses)
Adalah arus keluar atau penggunaan lain atas aktiva atau peningkatan kewajiban karena adanya penyerahan atau pembuatan barang, jasa atau melakukan aktivitas lain yang merupakan kegiatan utama perusahaan yang dilakukan secara terus-menerus.



C. Bentuk Persamaan Akuntansi Dasar 
1. Keseimbangan Antara Harta dan Modal 
Harta merupakan kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan dan merupakan sumber pembelanjaan untuk melakukan kegiatan usaha tersebut. Oleh karena itu, harta harus sama atau seimbang dengan sumber pembelanjaan. Sumber pembelanjaan yang diperoleh dari pemilik disebut ekuitas/modal.
Keseimbangan atau kesamaan biasanya dinyatakan dalam suatu persamaan yaitu persamaan akuntansi. Hubungan kedua hal di atas dapat dinyatakan sebagai keseimbangan antara harta dan modal.
Contoh: 
Ismail merupakan pengusaha yang ingin membuka toko alat seduh kopi. Setelah mengumpulkan modal, Mail pun mulai merealisasikan rencana tersebut dengan menginvestasikan uang sejumlah Rp100.000.000 ke CopiQu, perusahaan barunya.

Transaksi ini menambah ekuitas serta meningkatkan kas perusahaan dengan jumlah yang sama. Maka, tabel persamaan dasar akuntansi untuk transaksi tersebut adalah sebagai berikut:


2. Harta Sama dengan Utang ditambah Modal 
Harta perusahaan yang digunakan sebagai sumber pembelanjaan dalam kegiatan diperoleh melalui dua sumber, yaitu dari pemilik dan kreditur. Sumber pembelanjaan dari pemilik disebut ekuitas. Sedangkan sumber pembelanjaan yang diperoleh dari kreditur bagi pemilik akan menjadi suatu kewajiban untuk mengembalikan , hal ini disebut sebagai kewajiban/utang. Sehingga persamaannya dapat ditulis sebagai berikut:
Dalam operasi usaha dimungkinkan adanya pendapatan dan beban. Pendapatan adalah kenaikan harta yang diperoleh dari hasil penjualan barang atau jasa. Sedangkan beban adalah penurunan harta, karena merupakan pengorbanan untuk memperoleh pendapatan. 
Pendapatan mempunyai sifat menambah modal, sedangkan beban mempunyai sifat mengurangi modal. Dengan demikian pendapatan dan beban akan mempengaruhi keadaan modal dalam perasamaan dasar akuntansi, dicatat dalam komponen modal. 

Contoh:
Setelah pembentukan perusahaan, CopiQu perlu membeli persediaan alat seduh kopi yang akan dijual kembali dengan nilai Rp 80.000.000. Untuk pembelian tersebut, CopiQu menggunakan uang tunai untuk membeli aset berupa persediaan. Dengan begitu, akun kas mengalami penurunan, sedangkan akun persediaan bertambah.

Dalam kurun setengah tahun, ternyata CopiQu berkembang sangat pesat sehingga memerlukan lokasi bisnis baru yang lebih representatif. Menurut Mail, CopiQu sudah saatnya memiliki gedung.

Gedung yang dianggap sesuai bernilai Rp500.000.000. Berhubung perusahaan belum memiliki uang sejumlah tersebut, CopiQu akhirnya mengambil pinjaman. Rp10.000.000 dibayarkan tunai oleh CopiQu, sedangkan Rp490.000.000 diselesaikan dengan pinjaman bank.

Transaksi tersebut mengurangi kas sebesar Rp10.000.000, meningkatkan aset dalam bentuk gedung senilai Rp500.000.000, dan memunculkan kewajiban sebanyak Rp490.000.000.


Persamaan dasar akuntansi menunjukkan hubungan antara aset, liabilitas, serta ekuitas pemilik bisnis. Prinsipnya cukup sederhana, total aset perusahaan setara dengan liabilitas ditambah dengan hak kepemilikan para pemilik bisnis.

Persamaan ini merupakan dasar untuk pembukuan dengan sistem double-entry. Untuk setiap transaksi, total debit sama dengan total kredit.

Jadi, melalui persamaan ini, kamu akan mengetahui aset-aset yang dimiliki oleh perusahaan serta asal sumber dana yang digunakan untuk membelinya. 

Persamaan dasar akuntansi berguna untuk mengetahui perubahan kekayaan dalam perusahaan setiap terjadi transaksi. Dan mengetahui berapa yang telah digunakan dan dibelanjakan dalam satu periode akuntansi.
Setiap transaksi yang terjadi akan mempengaruhi posisi keuangan perusahaan. Pengaruh transaksi tersebut dapat menambah atau mengurangi komponen keuangan perusahaan yaitu, harta,utang, dan modal. Perubahan komponen posisi keuangan pada persamaan dasar akuntansi dapat dikelompokan sebagai berikut:
  1. Setiap transaksi dapat mempengaruhi harta, yang terjadi akibat perubahan harta yang diikuti dengan perubahan harta yang lain dalam jumlah yang sama.
  2. Setiap transaksi dapat mempengaruhi harta dan utang dalam jumlah yang sama. 
  3. Setiap transaksi dapat mempengaruhi harta dan modal dalam jumlah yang sama. 
  4. Setiap transaksi dapat mempengaruhi harta dengan perubahan utang dan modal dalam jumlah yang sama. 
Untuk lebih detail, lihatlah tabel di bawah ini:
No.
Jenis Transaksi
Pengaruh Persamaan Dasar Akuntansi
1.
Penanaman uang pemilik perusahaan
Aset bertambah, ekuitas bertambah
2.
Pembelian tunai
Aset bertambah, mengurangi aset yang lain
3.
Pembelian kredit
Aset bertambah, liabilitas bertambah
4.
Penerimaan penghasilan
Aset bertambah, ekuitas bertambah
5.
Pembayaran hutang
Aset berkurang, liabilitas berkurang
6.
Penerimaan tagihan
Aset bertambah, aset lain berkurang
7.
Pembayaran beban
Harta  berkurang, ekuitas berkurang
8.
Pengambilan uang untuk keperluan pribadi
Harta berkurang, ekuitas berkurang

Hubungan antara harta, utang, dan modal sangatlah erat, ketiga unsur ini merupakan bagian utama yang mempengaruhi posisi keuangan. Setiap adanya transaksi yang terjadi akan berpengaruh terhadap ketiga unsur tersebut, pengaruhnya  adalah sebuah transaksi dapat menambah dan mengurangi ketiga unsur tersebut, sehingga perubahan unsur-unsur tersebut haruslah seimbang baik di sisi kanan ataupun  sisi kiri. Untuk lebih pahamnya lihatlah tabel dibawah ini.
Keterangan
Bertambah
Berkurang
Harta
Debet
Kredit
Utang
Kredit
Debet
Modal
Kredit
Debet
Pendapatan
Kredit
Debet
Beban
Debet
Kredit

D.  Menerapkan Persamaan Dasar Akuntansi
     Setiap transaksi keuangan akan memengaruhi posisi keuangan perusahaan,  dengan adanya transaksi dapat memengaruhi pada kelompok aktiva saja atau bisa juga memengaruhi pasiva saja atau bahkan memengaruhi aktiva dan pasiva secara bersamaan. Artinya setiap perubahan akan menunjukkan perubahan secara berpasangan baik antara harta dengan harta, antara harta dengan utang atau antara harta dengan modal, oleh karena itu pencatatannya dinamakan sistem akuntansi  berpasangan (double entry accounting system).
Berikut gambaran transaksi dari usaha salon ‘’Lovely’’ pada tanggal 01 Agustus 2015 serta pengaruhnya terhadap persamaan dasar akuntansi.

Transaksi 1 : Penyetoran Modal

Oke kita misalkan nih pada tanggal 1 Maret 2017, Bu Tini menyetor uang pribadinya sebesar 40.000.000, sebagai modal awal.


Transaksi 2 : Pembayaran Sewa

Untuk transaksi ini kita misalkan pada tanggal 2 maret 2017, Bu Tini menyewa sebuah kios untuk memulai usaha baru sebesar Rp.4.000.000 untuk dua tahun.


Transaksi 3 : Pembelian Peralatan

Pada 3 Maret 2017,Bu Tini membeli peralatan salon seharga Rp. 15.000.000 secara kredit. Transaksi tersebut menyebabkan peralatan bertambah sebesar Rp. 15.000.000 dan utang bertambah sebesar Rp. 15.000.000. Persamaan akuntansinya gini nih.


Transaksi 4 : Pembelian perlengkapan

Tanggal 4 Maret 2017, Bu Tini membeli perlengkapan salon untuk menunjang kelancaran usahanya seharga Rp5.000.000. Transaksi pembelian perlengkapan salon tersebut mengakibatkan harta berupa kas berkurang sebesar Rp5.000.000 dan perlengkapan bertambah Rp5.000.000. Berikut persamaan akuntansinya.


Transaksi 5 : Penerimaan Pendapatan

Pada 5 Maret 2017, Menerima pendapatan atas pendapatan usaha salon sebesar Rp1.200.000. Transaksi tersebut menyebabkan kas bertambah sebesar Rp1.200.000 dan modal bertambah sebesar Rp1.200.000. Pencatatan transaksi pada persamaan akuntansinya sebagai berikut.


 Transaksi 6 : Pembayaran Utang

Tanggal 6 Maret 2017, Dilakukan pembayaran utang atas pembelian peralatan salon Rp1.000.000. Transaksi tersebut menyebabkan kas berkurang Rp1.000.000 dan utang berkurang sebesar Rp1.000.000. Pencatatan transaksi pada persamaan akuntansinya sebagai berikut.



 

Transaksi 7 : Penerimaan Pendapatan

7 Maret 2017, Salon cantik menerima pendapatan usaha sebesar Rp2.000.000. Transaksi tersebut akan menyebabkan kas bertambah sebesar Rp2.000.000 dan modal bertambah sebesar Rp2.000.000. Pencatatan transaksi pada persamaan akuntansinya sebagai berikut.



 Transaksi 8 : Pembayaran Beban

8 Maret 2017, Salon cantik mengeluarkan biaya listrik, air, dan telepon sebesar Rp700.000. Transaksi ini menyebabkan kas berkurang Rp700.000. dan modal berkurang Rp700.000. Pencatatan transaksi pada persamaan akuntansinya sebagai berikut.

Transaksi 9 : Pembayaran Gaji Karyawan

9 Maret 2017, Untuk membantu usaha, salon cantik mempekerjakan dua orang karyawan yang dibayar dengan gaji sebesar Rp1.500.000. Transaksi ini menyebabkan modal perusahaan berkurang Rp1.500.000. dan kas berkurang Rp1.500.000. pencatatan transaksi dalam persamaan akuntansi sebagai berikut.

Contoh Soal Persamaan Dasar Akuntansi dan pembahasannya

Transaksi 10 : Piutang Usaha

10 Maret 2017, Salon cantik memperoleh order rias pengantin sebesar Rp3.000.000. Order tersebut dibayar tunai Rp1.000.000 dan sisanya kemudian. Transaksi ini menyebabkan kas bertambah Rp1.000.000, piutang usaha bertambah Rp2.000.000 dan modal bertambah Rp3.000.000. Pencatatan transaksi dalam persamaan akuntansi adalah sebagai berikut.



 Transaksi 11 : Pengambilan Prive

11 Maret 2017, Bu Tini selaku pemilik salon cantik mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadinya sebesar Rp. 500.000. Transaksi ini menyebabkan kas berkurang sebesar Rp. 500.000 dan modal berkurang sebesar Rp. 500.000. Pencatatan transaksi pada persamaan akuntansi sebagai berikut :



Nah jika digabungkan dalam satu bagan persamaan dasar akuntansi, hasilnya seperti dibawah ini



 

Contoh Transaksi 2:
Pada bulan April 2022 bpk Wahyu Agung mendirikan sebuah perusahaan di bidang jasa Tour And Travel Di Bogor dengan nama "WAHYU TOUR AND TRAVEL" adapun transaksi pada bulan april sebagai berikut: 

Tanggal 1 April bpk Wahyu Agung Menyetor uang sebesar Rp 4.800.000 Sebagai modal Awal 
  1. Tanggal 5 April WAHYU TOUR AND TRAVEL membeli peralatan kantor sebesar Rp 1.250.000 menggunakan uang kas sebesar Rp 750.000 Sisanya dibayar pada bulan Mei 
  2. Tanggal 8 April Membeli Perlengkapan kantor secara tunai sebesar Rp 75.000 
  3. Tanggal 10 April Melunasi Hutang kepada kreditur dengan uang tunai sebesar Rp 250.000 
  4. Tanggal 15 April Membayar Sewa Kantor Sebesar Rp 400.000 
  5. Tanggal 17 April WAHYU TOUR AND TRAVEL Membayar Beban Sewa Kendaraan Rp 300.000 
  6. Tanggal 20 April WAHYU TOUR AND TRAVEL Menerima Pendapatan Jasa sebesar Rp 1.000.000 
  7. Tanggal 22 April Bpk Wahyu Agung Mengambil sebagian modal untuk keperluan Pribadi sebesar Rp 600.000 
  8. Tanggal 25 April WAHYU TOUR AND TRAVEL Mendapat Pendapatan Jasa Sebesar Rp 1.500.000 
  9. Tanggal 30 April Diperkirakan Beban Penyusutan Peralatan Kantor Sebesar Rp 30.000 dan Perlengkapan kantor Yang digunakan pada bulan April Sebesar Rp 60.000 
WAHYU TOUR AND TRAVEL
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
PERIODE APRIL 2022



Latihan Soal 1:
Pada bulan Agustus Tahun 2023, Ahmad mendirikan bengkel yang diberi nama ‘’Sido Makmur’’ dengan menyetor  uang awal sebesar Rp. 800.000, dan perlengkapan bengkel sebesar Rp. 200.000 . Berikut ini adalah transaksi yang terjadi selama bulan Agustus 2023.
  1. Tanggal 2 Agustus, Ahmad membeli perlengkapan bengkel secara tunai seharga Rp. 100.000.
  2. Tanggal 4 Agustus, Membeli peralatan bengkel secara kredit sebesar Rp 200.000
  3. Tanggal 5 Agustus, Membeli perlengkapan bengkel sebesar Rp.300.000. Baru dibayar Rp. 100.000. sisanya dibayar seminggu lagi. 
  4. Tanggal 8 Agustus, Mendapatkan pinjaman uang Rp 500.000 dari bank Mandiri
  5. Tanggal 10 Agustus, Ahmad menerima pendapatan dari pelanggan atas jasa bengkel sebesar Rp. 200.000
  6. Tanggal 12 Agustus, Ahmad membayar sewa tempat sebesar Rp 350.000
  7. Tanggal 20 Agustus, Membayar gaji karyawan bengkel sebesar Rp 250.000
  8. Tanggal 23 Agustus, Diterima pendapatan atas jasa bengkel sebesar Rp 400.000
  9. Tanggal 25 Agustus, Membayar utang pada transaksi tanggal 5 Agustus sebesar Rp 100.000
  10. Tanggal 26 Agustus, membeli peralatan bengkel Rp.340.000, baru dibayar  Rp 320.000 sisanya akan dibayar kemudian.
  11. Tanggal 27 Agustus, membayar beban Internet sebesar Rp.115.000, dan tagihan listrik Rp 120.000 
  12. Tanggal 28 Agustus, diterima pendapatan jasa sebesar Rp.720.000, baru diterima tunai Rp 500.000 sisanya akan dibayar kemudian.
  13. Tanggal 29Agustus, Membayar angsuran pinjaman bank Mandiri sebesar Rp 200.000
  14. Tanggal 30 Agustus, membayar tagihan PDAM sebesar Rp. 115.000, dan service alat yang rusak Rp 60.000 
  15. Tanggal 31 Agustus, Mengambil untuk keperluan pribadi Rp. 230.000

Diminta : 
Buatlah persamaan dasar akuntansi dari transaksi- transaksi diatas!

Latihan Soal 2:

Nadia pada tanggal 1 Juni 2025 mendirikan salon yang diberi nama ‘’NadiaCantik’’ dengan menginvestasikan uangnya sebesar Rp 800.000. Peralatan Salon Rp 450.000 dan perlengkapan salon sebesar Rp 130.000. Selama bulan Juni terjadi transaksi-transaksi sebagai berikut : 
  1. Tanggal 2 Juni, Nadia membeli perlengkapan salon secara tunai dengan harga Rp. 400.000.
  2. Tanggal 3 Juni,  Mendapatkan pinjaman uang sebesar Rp. 1.000.000 dari bank BNI
  3. Tanggal 6 Juni,  Membeli peralatan salon sebesar Rp 500.000 secara kredit
  4. Tanggal 7 Juni, Membeli perlengkapan salon sebesar Rp. 250.000. baru dibayar Rp. 100.000. sisanya dibayar  2 minggu lagi.
  5. Tanggal 8 Juni,  Nadia menerima pendapatan dari pelanggan atas jasa salonnya sebesar Rp. 250.000
  6. Tanggal 10 Juni, Nadia membayar sewa tempat sebesar Rp. 150.000
  7. Tanggal 13 Juni, Membayar upah karyawan salon NadiaCantik sebesar Rp. 75.000
  8. Tanggal 17 Juni, Diterima pendapatan atas jasa salon sebesar Rp. 400.000
  9. Tanggal 18 Juni, Membeli Peralatan Salon Senilai Rp. 500.000, perlengkapan salon Rp 120.000 baru dibayar Rp 350.000,
  10. Tanggal 19 Juni, Membayar utang pada transaksi tanggal 7 Juni 
  11. Tanggal 20 Juni, Membayar angsuran pinjaman bank sebesar Rp. 275.000
  12. Tanggal 23 Juni, Menerima Pendapatan Salon sebesar Rp.425.000, baru diterima tunai Rp 300.000 sisanya akan dibayar kemudian
  13. Tanggal 25 Juni, membayar beban Internet sebesar Rp.125.000, dan air Rp 80.000 
  14. Tanggal 26 Juni, membayar langganan majalah sebesar Rp.65.000, dan tagihan listrik Rp 110.000
  15. Tanggal 28 Juni, Nadia mengambil uang untuk keperluan pribadi sebesar Rp. 25.000
Diminta
a. Buatlah persamaan dasar akuntansi dari transaksi- transaksi diatas!
        Akun yang harus dibuka : Kas, Perlengkapan, Peralatan, Utang, Piutang,  Modal

Latihan Soal 3:

Andita pada tanggal 1 Mei 2025 mendirikan usaha pedagangan madu dengan nama BeeKarima. Untuk itu ia menginvestasikan sebesar Rp 900.000. Peralatan  Rp 550.000 dan perlengkapan  sebesar Rp 210.000. Selama bulan Mei terjadi transaksi-transaksi sebagai berikut : 
  1. Tanggal 2 Mei, Andita membeli tambahan perlengkapan dengan harga Rp. 400.000. baru dbayar Rp 250.000
  2. Tanggal 4 Mei,  Mendapatkan pinjaman uang sebesar Rp. 2.000.000 dari bank BNI dipotong biaya administrasi Rp 50.000
  3. Tanggal 6 Mei,  Membeli peralatan sebesar Rp 500.000 baru dibayar tunai Rp 350.000
  4. Tanggal 8 Mei, Menerima penjualan madu sebesar Rp. 750.000. baru dibayar Rp. 600.000. sisanya dibayar  2 minggu lagi.
  5. Tanggal 9 Mei,  Andita membayar biaya iklan di shopee sebesar Rp. 250.000
  6. Tanggal 10 Mei, Andita membayar sewa tempat sebesar Rp. 1.200.000 untuk masa 2 tahun
  7. Tanggal 13 Mei, Membayar upah karyawan  sebesar Rp. 150.000
  8. Tanggal 15 Mei, Diterima pendapatan penjualan madu sebesar Rp.600.000 dan pelunasan piutang tanggal 8 Mei
  9. Tanggal 18 Mei, Membeli Peralatan Senilai Rp. 500.000, perlengkapan salon Rp 120.000 baru dibayar Rp 340.000,
  10. Tanggal 19 Mei, Membayar utang pada transaksi tanggal 6 Mei
  11. Tanggal 20 Mei, Membayar angsuran pinjaman bank sebesar Rp. 275.000 dan dikenai biaya administrasi Rp 8.500
  12. Tanggal 23 Mei, Menerima Penjualan madu sebesar Rp 725.000, baru diterima tunai Rp 600.000 sisanya akan dibayar kemudian
  13. Tanggal 24 Mei, membayar beban Internet sebesar Rp 125.000, dan air Rp 90.000 
  14. Tanggal 26 Mei, membayar langganan majalah sebesar Rp 25.000, dan tagihan listrik Rp 110.000
  15. Tanggal 30 Mei, Andita mengambil uang untuk keperluan pribadi sebesar Rp. 25.000
Diminta
a. Buatlah persamaan dasar akuntansi dari transaksi- transaksi diatas!
        Akun yang harus dibuka : Kas, Piutang, Perlengkapan, Peralatan, Utang, Modal

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB I PENJUALAN ANGSURAN

PENGERTIAN PENJUALAN ANGSURAN Penjualan angsuran adalah penjualan yang dilakukan dengan perjanjian dimana pembayarannya  dilaksanakan secara bertahap. Pada saat barang-barang diserahkan kepada pembeli, pejual menerima pembayaran pertama sebagian dari harga penjualan. Sisanya dibayar dalam beberapa kali angsuran. Untuk menghindari resiko karena pembeli tidak membayar dan supaya penjual tidak mengalami kerugian, maka biasanya saat membeli ada beberapa perjanjian, antara lain: 1.      Pada saat membeli disertai dengan meninggalkan jaminan ke penjual. 2.      Hak kepemilikan barang berpindah ke pembeli, kalau pembayarannya sudah lunas. Untuk mengurangi kemungkinan kerugian yang terjadi dalam pemilikan kembali, factor-faktor yang harus diperhatikan penjual : 1.      Besarnya pembayaran pertama (down payment). 2.      Jangka waktu pembayaran.                      ...

Bab XII Penerapan Ilmu Ekonomi dalam Kegiatan Usaha

Menerapkan Ilmu Ekonomi dalam Kegiatan Usaha Prinsip Ekonomi Semua tindakan ekonomi, apakah itu menghasilkan barang (kegiatan produksi), menyalurkan barang kepada pihak yang membutuhkan (kegiatan distribusi), atau menggunakan barang tersebut untuk memenuhi kebutuhan (kegiatan konsumsi), harus selalu didasarkan pada prinsip ekonomi. Masalah pokok yang dihadapi semua orang adalah kelangkaan alat pemuas kebutuhan dibandingkan kebutuhan yang tak terbatas. Oleh karena itu, manusia harus pandai-pandai menentukan kebutuhan mana yang harus dipenuhi lebih dahulu dengan alat pemuas yang tersedia. Agar dapat membuat pilihan terbaik, manusia harus memerhatikan prinsip ekonomi.  Prinsip ekonomi dapat dijabarkan sebagai berikut. Dengan pengorbanan tertentu, manusia akan berusaha untuk memperoleh hasil sebesar-besarnya. Untuk memperoleh hasil tertentu, manusia akan berusaha untuk melakukan pengorbanan sekecil-kecilnya. Semua tindakan ekonomi, apakah itu menghasilkan barang (kegiat...