Langsung ke konten utama

Worksheet (Neraca Lajur)

Apa itu Neraca Lajur?

Neraca lajur adalah data akuntansi yang dihimpun di lembaran kerja berlajur-lajur atau berkolom-kolom secara sistematis. Penggunaan neraca lajur dapat mempermudah pembuatan laporan keuangan perusahaan yang melibatkan perkiraan dan penyesuaian saldo berdasarkan aktivitas perusahaan.

Adapun beberapa informasi yang biasanya terdapat dalam neraca lajur adalah:

  1. Saldo akun sebelum penyesuaian.
  2. Akun jurnal penyesuaian.
  3. Saldo akun setelah penyesuaian.

Dalam proses pembuatan neraca lajur, terdapat lima bagian pokok yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Neraca saldo.
  2. Penyesuaian
  3. Neraca saldo setelah penyesuaian.
  4. Laporan hitungan laba dan rugi.
  5. Neraca.
Fungsi Worksheet / Neraca Lajur

Fungsi neraca lajur memiliki fungsi untuk menyajikan rangkuman data akuntansi dan membantu memudahkan penyusunan laporan keuangan. Secara rinci fungsi worksheet, yaitu:

1. Merangkum Data Keuangan
Catatan akuntansi yang terlalu banyak harus ditata sedemikan rupa agar rapi dan mudah dipahami. Neraca lajur untuk merangkumnya untuk membuatnya mudah dipahami. Neraca lajur adalah data akuntansi berisi lembaran kertas di mana setiap lajurnya memiliki informasi masing-masing.
Dengan lajur-lajur tersebut, informasi seputar transaksi keuangan akan lebih mudah dipahami sehingga membantu pembuatan laporan keuangan perusahaan dalam satu periode.

2. Mempermudah Penyusunan Laporan Keuangan
Neraca lajur memudahkan penyusunan laporan keuangan. Data keuangan yang dimasukkan dalam lajur-lajur dapat dicerna dengan lebih mudah.

Penyusunan sistematis dalam pembuatan neraca lajur dilihat dari tampilannya yang ringkas dan padat, tanpa mengurangi informasi pembukuan perusahaan dari awal hingga akhir periode.

3. Memperjelas Prosedur Pengelolaan Keuangan
Setiap dana yang masuk dan keluar dapat tercatat dengan baik dalam neraca lajur. Hal ini membuat prosedur pengelolaan keuangan dapat dilihat lebih jelas.
Dengan prosedur pengelolaan yang jelas, perusahaan pun akan terbukti memiliki kredibilitas karena mampu mencatat cash flow dengan baik.

4. Membantu Evaluasi Transaksi Keuangan
Pengelolaan keuangan perlu dilakukan dengan seksama agar tidak terjadi kesalahan input yang dapat berimbas pada penyusunan laporan keuangan pada satu periode.
Untuk itu, neraca lajur dibutuhkan dalam membantu pengecekan kesalahan yang mungkin terjadi saat memasukkan data pemasukan atau pengeluaran.


Prosedur Penyusunan Worksheet/Neraca Lajur




Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB I PENJUALAN ANGSURAN

PENGERTIAN PENJUALAN ANGSURAN Penjualan angsuran adalah penjualan yang dilakukan dengan perjanjian dimana pembayarannya  dilaksanakan secara bertahap. Pada saat barang-barang diserahkan kepada pembeli, pejual menerima pembayaran pertama sebagian dari harga penjualan. Sisanya dibayar dalam beberapa kali angsuran. Untuk menghindari resiko karena pembeli tidak membayar dan supaya penjual tidak mengalami kerugian, maka biasanya saat membeli ada beberapa perjanjian, antara lain: 1.      Pada saat membeli disertai dengan meninggalkan jaminan ke penjual. 2.      Hak kepemilikan barang berpindah ke pembeli, kalau pembayarannya sudah lunas. Untuk mengurangi kemungkinan kerugian yang terjadi dalam pemilikan kembali, factor-faktor yang harus diperhatikan penjual : 1.      Besarnya pembayaran pertama (down payment). 2.      Jangka waktu pembayaran.                      ...

Bab XII Penerapan Ilmu Ekonomi dalam Kegiatan Usaha

Menerapkan Ilmu Ekonomi dalam Kegiatan Usaha Prinsip Ekonomi Semua tindakan ekonomi, apakah itu menghasilkan barang (kegiatan produksi), menyalurkan barang kepada pihak yang membutuhkan (kegiatan distribusi), atau menggunakan barang tersebut untuk memenuhi kebutuhan (kegiatan konsumsi), harus selalu didasarkan pada prinsip ekonomi. Masalah pokok yang dihadapi semua orang adalah kelangkaan alat pemuas kebutuhan dibandingkan kebutuhan yang tak terbatas. Oleh karena itu, manusia harus pandai-pandai menentukan kebutuhan mana yang harus dipenuhi lebih dahulu dengan alat pemuas yang tersedia. Agar dapat membuat pilihan terbaik, manusia harus memerhatikan prinsip ekonomi.  Prinsip ekonomi dapat dijabarkan sebagai berikut. Dengan pengorbanan tertentu, manusia akan berusaha untuk memperoleh hasil sebesar-besarnya. Untuk memperoleh hasil tertentu, manusia akan berusaha untuk melakukan pengorbanan sekecil-kecilnya. Semua tindakan ekonomi, apakah itu menghasilkan barang (kegiat...

Bab VI Persamaan Dasar Akuntansi

A. Pengertian Persamaan Dasar Akuntansi      Persamaan dasar akuntansi adalah catatan tentang perubahan unsur-unsur dasar posisi keuangan perusahaan (Harta, utang, dan modal) akibat adanya transaksi dan kejadian. Persamaan dasar akuntansi merupakan konsep dasar pencatatan akuntansi sistem berpasangan (double entry) artinya setiap perusahaan pada satu akun akan mengakibatkan perubahan pada akun yang lain dalam jumlah yang sama, yang dinyatakan dalam rumus persamaan dasar akuntansi, yaitu:   HARTA = UTANG + MODAL (AKTIVA=KEWAJIBAN+EKUITAS) Harta adalah semua kekayaan yang dimiliki perusahaan yang dapat dinilai dengan uang yang terdiri dari Harta berwujud dan tak berwujud. Utang adalah kewajiban yang harus dilunasi oleh perusahaan kepada pihak ketiga sebagai akibat adanya transaksi masa lalu. Modal adalah kewajiban perusahaan kepada pemilik atau hak pemilik atas perusahaan. Pendapatan adalah hasil yang diperoleh perusahaan dalam kegiatan pemberian jasa kepada ...