Langsung ke konten utama

Postingan

Bab IV Tahapan Akuntansi Perusahaan Manufaktur

Manufaktur adalah salah satu cabang industri yang berperan besar dalam menggerakkan roda perekonomian. Pasalnya, manufaktur menyerap banyak sekali tenaga kerja sehingga membantu mengangkat taraf kesejahteraan masyarakat. Manufaktur dapat menyerap banyak tenaga kerja karena perusahaan yang bergerak di bidang ini melakukan produksi dalam skala yang sangat besar. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah tenaga kerja di industri manufaktur pada periode Agustus 2021 menyerap tenaga kerja hingga 18,20 juta jiwa yang setara dengan 14,3% dari jumlah seluruh pekerja di Indonesia. Industri manufaktur merupakan sektor industri yang berperan penting dalam perekonomian. Industri manufaktur beroperasi untuk menyediakan kebutuhan masyarakat, seperti makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya. Barang-barang yang kita konsumsi dan gunakan sehari-hari boleh jadi merupakan produk dari perusahaan manufaktur. Misalnya, produk mie instan, gula, makanan ringan, motor, mobil, baju, celana, dan lain ...

Bab III Tahapan Akuntansi Perusahaan Dagang

Mendirikan perusahaan dagang seringkali menjadi pilihan bagi pebisnis untuk mengembangkan usahanya ke skala yang lebih besar. Dari sekian banyak ilmu yang harus dipelajari sebelum memulai perusahaan, akuntansi sangatlah penting untuk dipahami. Tertarik mempelajari siklus akuntansi perusahaan dagang? Baca artikel berikut sampai habis.  Secara umum, siklus akuntansi perusahaan dagang dapat dilakukan dengan cara membuat laporan keuangan dalam suatu periode tertentu. Perhitungan ini dimulai dari mencatat transaksi, penyusunan laporan keuangan, sampai dengan menutup saldo di jurnal pembalik. Dengan begitu, Anda akan jauh lebih mudah mengetahui antara laba dan rugi perusahaan A.  Apa Itu Perusahaan Dagang? Perusahaan dagang merupakan perusahaan dengan bisnis utama membeli barang dari pemasok untuk kemudian dijual kembali ke konsumen. Produk ini tanpa adanya proses mengubah wujud dari barang tersebut. Sebagai contohnya yakni supermarket dan toko kelontong guna memenuhi kebutuhan hari...

Bab II Asumsi, Prinsip, dan Konsep Dasar Akuntansi

A. ASUMSI DASAR AKUNTANSI 1. Pengertian Asumsi Dasar Akuntansi           Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering membuat suatu anggapan sebelum melakukan sesuatu. Misalnya, ketika berangkat ke sekolah, kita menganggap kendaraan yang digunakan dalam kondisi baik sehingga perjalanan dapat berjalan lancar.  Begitu pula dalam akuntansi. Agar proses pencatatan transaksi dapat dilakukan secara teratur dan menghasilkan laporan keuangan yang dapat dipercaya, akuntansi memiliki asumsi dasar.           Asumsi dasar akuntansi adalah anggapan yang menjadi landasan dalam mencatat transaksi dan menyusun laporan keuangan. Asumsi ini digunakan oleh seluruh perusahaan sehingga laporan keuangan dapat dipahami dan dibandingkan. Mengapa Asumsi Dasar Diperlukan? Asumsi dasar diperlukan agar: Proses pencatatan transaksi menjadi lebih teratur. Laporan keuangan dapat dipercaya. Laporan keuangan dapat dibandingkan antarperiode maupun antarpelaku ...

Bab I

  PENGERTIAN PENJUALAN ANGSURAN Penjualan angsuran adalah penjualan yang dilakukan dengan perjanjian dimana pembayarannya  dilaksanakan secara bertahap. Pada saat barang-barang diserahkan kepada pembeli, pejual menerima pembayaran pertama sebagian dari harga penjualan. Sisanya dibayar dalam beberapa kali angsuran. Untuk menghindari resiko karena pembeli tidak membayar dan supaya penjual tidak mengalami kerugian, maka biasanya saat membeli ada beberapa perjanjian, antara lain: 1.      Pada saat membeli disertai dengan meninggalkan jaminan ke penjual. 2.      Hak kepemilikan barang berpindah ke pembeli, kalau pembayarannya sudah lunas. Untuk mengurangi kemungkinan kerugian yang terjadi dalam pemilikan kembali, factor-faktor yang harus diperhatikan penjual : 1.      Besarnya pembayaran pertama (down payment). 2.      Jangka waktu pembayaran.                      ...

Bab X Ketenagakerjaan

 A. Ketenagakerjaan 1. Penduduk 2. Tenaga Kerja Tenaga kerja merupakan penduduk yang berada dalam usia kerja. Menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan bahwa tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Secara garis besar penduduk suatu negara dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu tenaga kerja dan bukan tenaga kerja. Penduduk tergolong tenaga kerja jika penduduk tersebut telah memasuki usia kerja. Batas usia kerja yang berlaku di Indonesia adalah berumur 15 tahun – 64 tahun. Menurut pengertian ini, setiap orang yang mampu bekerja disebut sebagai tenaga kerja. 3. Angkatan Kerja Angkatan kerja adalah penduduk yang memenuhi persyaratan usia kerja, sudah bekerja, belum bekerja (pengangguran), sudah punya pekerjaan tapi sedang tidak bekerja, atau dalam usaha mencari pekerjaan. 4. Kesempatan Kerja Kesempatan kerja adalah keadaan yang menggambarkan keters...

Praktikum Perusahaan Dagang

 Analisis Bukti Transaksi dan Jurnal A.        DAFTAR CUSTOMER DAN SUPPLIER Daftar Customer No. Nama Alamat Telepon C001 JB Elex Jl. Menteng No. 2, Jakarta 021 4403423 C002 Digital Elex Jl. Mantang No. 83, Jakarta 021 4408499 C003 Maju Elex Jl. Mawar No. 22, Jakarta 021 34526723 C004 Panen Elex Jl. Boulevard No. 49, Jakarta 021 4567342 Daftar Supplier No. Nama Alamat Telepon S001 PT. Sahabat Jaya ITC Cemp Mas lt 5 no. 59, Jkarta 021 4290 2234 S002 Fa. Makmur Sunter Jaya No. 222, Jakarta 021 650 2900 S003 PT Margonda Harco Glodok No. 37, Jakarta 021-6250 ...